NVIDIA telah sukses membuat Quadro RTX 5000 bertenaga
besar tersebut dapat dibawa ke sebuah laptop. Menawarkan 3072 CUDA Cores dan 48
RT Cores, dipadukan dengan 384 Core inti serta 16GB GDDR6, sama dengan versi
yang tersedia untuk Dekstop PC. Dan seperti versi sebelumnya dari RTX 5000,
edisi mobile didesain untuk para professional yang membutuhkan pekerjaan grafis
atau video yang berat.
Jelas, sangat sulit memandingkan RTX 5000 yang
baru dengan flagship versi mobile sebelumnya, P5200, jika hanya karena mereka
menggunakan arsitektur yang berbeda (Pascal vs Turing). Dalam segi performa,
tidak terlalu banyak perbedaan di antara keduanya, namun tentu saja RTX memang
terkenal lebih efisien saat ini.
Pada saat peluncuruan, ada 17 laptop yang
dibuat oleh 7 perusahaan berbeda, yang akan membawa Quadro GPU terbaru, yang
akan berada di bawah nama “RTX Studio”. Dengan ini, Jason Paul dari pihak
NVIDIA menawarkan “performa desktop” namun pada sebuah laptop yang bias dibawa
kemana-mana. NVIDIA juga mengklaim bahwa produk mereka akan berjalan tujuh kali
lebih cepat dari ekuivalen Macbook Pro dengan 32GB RAM dan GPU AMD Pro Vega 20.
Keuntungan lain dari branding “RTX Studio”
adalah “NVIDIA Studio Stack”, sebuah software SDK dan API yang dirancang
sedemikian rupa untuk membantu mempercepat proses video editing, rendering, dan
animasi. Nvidia berkata bahwa software dari Adobe, Autodesk, Avid, Blackmagic,
dan Maxon telah dites untuk melihat performa terbaiknya. Developer game yang
menggunakan Unity dan Unreal Engine pun disebut akan mendapatkan kecepatan dan
performa maksimal.
Laptop dengan “RTX Studio” ini akan tersedia
pada bulan Juni dari brand Asus, Dell, HP, MSI, Razer, Gigabyte, dan Acer. Yang
jelas, harga dan spesifikasi akan sangat bergantung pada wilayah dan produsen,
namun NVIDIA berkata varian termurah tidak akan kurang dari 1600 USD.
